Landasan pariwisata berkelanjutan
Perluasan ruang pengembangan telah menciptakan wilayah penghubung pariwisata yang beragam, menghubungkan sumber daya alam dan budaya dari dataran tinggi hingga laut. Mengingat meningkatnya minat pada pariwisata hijau, provinsi Lam Dong telah mengidentifikasi pengembangan ekowisata yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan, terkait dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan berkomitmen untuk mencapai emisi bersih “nol” pada tahun 2050.
Namun, terlepas dari keunggulan sumber daya, perlindungan lingkungan di daerah dan destinasi wisata tetap merupakan tugas yang sangat penting. Lingkungan alam adalah fondasi daya tarik suatu destinasi. Jika lanskap rusak, sumber air tercemar, atau limbah meningkat, daya saing pariwisata lokal akan langsung terpengaruh.
Menyadari perlindungan lingkungan sebagai faktor kunci, Departemen Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata telah menyelenggarakan sesi pelatihan dan menyebarluaskan pengetahuan hukum tentang perlindungan lingkungan dalam kegiatan pariwisata. Menurut Bapak Nguyen Xuan Thang, Kepala Departemen Manajemen Pariwisata, pariwisata hijau tidak hanya berkontribusi pada perlindungan sumber daya dan pelestarian budaya tetapi juga meningkatkan kualitas destinasi, meningkatkan daya saing, dan menciptakan landasan bagi pembangunan berkelanjutan industri ini. Dengan lokasi geografisnya yang menguntungkan dari dataran tinggi hingga laut, Provinsi Lam Dong telah menetapkan pengembangan pariwisata hijau dan bertanggung jawab sebagai arah yang konsisten dalam strategi pembangunannya.
“Melestarikan lingkungan pariwisata saat ini berarti melestarikan sumber daya pariwisata untuk generasi mendatang. Melindungi lingkungan pariwisata untuk pembangunan berkelanjutan bukan hanya tanggung jawab berbagai sektor dan tingkatan pemerintahan, tetapi juga tanggung jawab dan peran penting dari komunitas bisnis,” tegas Bapak Nguyen Xuan Thang.
Berbagai bisnis bermitra satu sama lain untuk menjaga lingkungan tetap hijau.
Faktanya, banyak bisnis pariwisata telah secara proaktif menerapkan solusi perlindungan lingkungan, mengingat hal ini sebagai prasyarat untuk pembangunan berkelanjutan. Kawasan Wisata Hutan Pinus Gunung Gajah adalah salah satu tempat yang disertifikasi sebagai destinasi wisata hijau oleh Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam. Menurut Bapak Dao Van Tan, investornya, unit tersebut secara konsisten memprioritaskan penggunaan produk dan peralatan ramah lingkungan dan secara bertahap meningkatkan kriteria pariwisata hijaunya dalam operasional bisnisnya.
Berdasarkan Kriteria Pariwisata Hijau Nasional, kawasan wisata secara berkala menilai dampak lingkungan untuk mengembangkan solusi pelestarian lanskap dan ekosistem. Namun, menurut Bapak Dao Van Tan, tantangan saat ini tidak hanya berasal dari aktivitas pariwisata tetapi juga dari faktor eksternal seperti kawasan permukiman di dekatnya, produksi pertanian, dan dampak perubahan iklim, yang memengaruhi kualitas lingkungan dan pengalaman pengunjung. Oleh karena itu, pelatihan perlindungan lingkungan merupakan kegiatan praktis yang membantu pelaku usaha meningkatkan kesadaran, mematuhi peraturan perundang-undangan, dan secara bertahap meningkatkan kriteria pengembangan pariwisata hijau.
Pada kenyataannya, situasi sampah dan polusi lingkungan akhir-akhir ini tidak hanya memengaruhi estetika perkotaan tetapi juga berdampak langsung pada pengalaman wisata. Bagi destinasi seperti Da Lat, yang dikenal dengan lanskap hijaunya dan udara bersihnya, lingkungan merupakan bagian penting dari produk pariwisatanya. Oleh karena itu, melindungi hutan, sumber air, dan lanskap unik dataran tinggi tidak hanya membantu melestarikan daya tarik destinasi tetapi juga meletakkan dasar bagi pembangunan berkelanjutan industri pariwisata di masa depan.
Membangun lingkungan pariwisata yang hijau, bersih, dan indah bukan hanya tanggung jawab lembaga pengelola atau bisnis, tetapi membutuhkan upaya bersama dari seluruh masyarakat.
Bapak Nguyen Van Hung, Wakil Presiden Asosiasi Pariwisata Lam Dong
Sumber: https://baolamdong.vn/du-lich-xanh-bat-dau-tu-bao-ve-moi-truong-449229.html