Patung setinggi 26 meter yang terbuat dari 70 ton besi dan baja menjulang di Cutral Co, sebuah kota terpencil di kaki Pegunungan Patagonia, Argentina. Sosok yang diabadikan itu sangatlah gamblang: Lionel Messi.
Megabintang sekaligus pahlawan sepak bola Argentina tersebut dikekalkan dalam karya oleh seniman bernama Aldo Beroisa (61). Sebelumnya, Beroisa telah membuat sejumlah patung dinosaurus dan monumen untuk menghormati para pahlawan kemerdekaan Argentina di Cutral Co, kota penghasil minyak tersebut.
“Dia (Messi) adalah duta besar alami Argentina. Bagi saya, (membuat patung) ini sangat penting, bukan hanya sebagai seniman, tetapi sebagai orang Argentina,” ucap Beroisa.
Messi yang memakai seragam kebesaran putih-biru tim “Tango” itu digambarkan sedang berlutut dengan tangan kiri mencengkeram jersei di dadanya dan tangan kanan menunjuk ke langit. Trofi Piala Dunia terapit di antara kedua kakinya.
Pose itu merekam adegan reaksi Messi ketika memastikan gelar juara Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar. Pada laga final melawan Perancis itu Argentina menang 4-2 melalui drama adu penalti.
Beroisa menghabiskan waktu selama 18 bulan untuk membuat patung tersebut. Patung itu diresmikan pada 16 Juni 2026, sehari sebelum laga perdana Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 kontra Aljazair.
Messi pun menunjukkan kembali sinarnya sebagai pemain terbaik dunia di turnamen sepak bola terbesar itu.
Di usianya yang mendekati 40 tahun, “La Pulga” mencetak hattrick saat melawan Aljazair dan dua gol kala bertemu Austria. Meski masih menyisakan satu partai lagi, Argentina telah memastikan lolos sebagai juara Grup J.

Dengan tambahan lima gol itu, Messi kini bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan 18 gol. Sang megabintang juga membidik misi mempertahankan gelar juara Argentina.
Patung raksasa Messi di Cutral Co itu pun menarik pengunjung dari berbagai wilayah sekitar. Selama ini, Cutral Co lebih dikenal sebagai kota industri ketimbang kota wisata. Para penggemar Messi datang untuk melihat dan berfoto dengan latar karya monumental tersebut.
Patung di Cutral Co ini sekaligus mengalahkan rekor patung raksasa Messi lainnya yang sebelumnya berdiri di Kalkuta, India. Namun, patung setinggi 21 meter itu diturunkan otoritas pemerintah setempat pada 1 Juni 2026 karena dinilai membahayakan.
“Patung itu diturunkan setelah warga lokal mengeluhkan dia berayun ketika tertiup angin,” ujar anggota parlemen setempat, Sharadwat Mukherjee.

Patung berwarna emas yang menggambarkan Messi sedang mengangkat trofi Piala Dunia itu diresmikan pada Desember 2025, bertepatan dengan kunjungan Messi ke India dalam rangkaian tur GOAT-nya.
Mukherjee mengatakan, selanjutnya patung tersebut akan disimpan di gudang pemerintah sambil menunggu lokasi baru untuk didirikan lagi.
Penghormatan Barcelona
Bukan hanya di level tim nasional, penghormatan terhadap Messi juga merambah ke level klub. Barcelona, klub yang dibela Messi sejak awal meniti karier di usia remaja hingga mencapai puncak kehebatannya, juga berencana membuatkan patung untuknya.
Presiden Barcelona Joan Laporta, pada 13 November 2025, mengungkapkan klub tersebut berencana mendirikan patung Messi di depan Stadion Camp Nou. Patung itu akan melengkapi stadion keramat yang sedang direnovasi tersebut.

Selama bergabung dengan Barcelona sejak berusia 13 tahun hingga hengkang pada usia 34 tahun di tahun 2021, Messi telah bermain 778 laga untuk klub Katalan itu dan mencetak total 672 gol.
Messi berkontribusi besar bagi Barcelona dalam meraih 10 gelar juara La Liga, empat gelar Liga Champions, dan tiga gelar juara Piala Dunia Antarklub.
“Messi akan selalu terhubung dengan Barca. Dia tahu pintu kami akan selalu terbuka baginya. Kami sangat menghormati dia dan dia berhak mendapat penghormatan terbaik,” ujar Laporta.
Karena itu, Laporta menambahkan, sudah selayaknya Messi memiliki patung di Camp Nou, seperti legenda klub lainnya, yakni Johan Cruyff dan Laszlo Kubala.
“Kami sudah mendiskusikannya di rapat dan berupaya mewujudkannya. Pihak keluarga harus setuju dan semua penggemar Barca pun akan menghendakinya,” ucap Laporta.(AP/AFP/REUTERS)
Patung setinggi 26 meter yang terbuat dari 70 ton besi dan baja menjulang di Cutral Co, sebuah kota terpencil di kaki Pegunungan Patagonia, Argentina. Sosok yang diabadikan itu sangatlah gamblang: Lionel Messi.
Megabintang sekaligus pahlawan sepak bola Argentina tersebut dikekalkan dalam karya oleh seniman bernama Aldo Beroisa (61). Sebelumnya, Beroisa telah membuat sejumlah patung dinosaurus dan monumen untuk menghormati para pahlawan kemerdekaan Argentina di Cutral Co, kota penghasil minyak tersebut.
“Dia (Messi) adalah duta besar alami Argentina. Bagi saya, (membuat patung) ini sangat penting, bukan hanya sebagai seniman, tetapi sebagai orang Argentina,” ucap Beroisa.

Messi yang memakai seragam kebesaran putih-biru tim “Tango” itu digambarkan sedang berlutut dengan tangan kiri mencengkeram jersei di dadanya dan tangan kanan menunjuk ke langit. Trofi Piala Dunia terapit di antara kedua kakinya.
Pose itu merekam adegan reaksi Messi ketika memastikan gelar juara Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar. Pada laga final melawan Perancis itu Argentina menang 4-2 melalui drama adu penalti.
Baca JugaMessi! Messi! Messi!
Beroisa menghabiskan waktu selama 18 bulan untuk membuat patung tersebut. Patung itu diresmikan pada 16 Juni 2026, sehari sebelum laga perdana Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 kontra Aljazair.
Messi pun menunjukkan kembali sinarnya sebagai pemain terbaik dunia di turnamen sepak bola terbesar itu.
Di usianya yang mendekati 40 tahun, “La Pulga” mencetak hattrick saat melawan Aljazair dan dua gol kala bertemu Austria. Meski masih menyisakan satu partai lagi, Argentina telah memastikan lolos sebagai juara Grup J.

Dengan tambahan lima gol itu, Messi kini bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan 18 gol. Sang megabintang juga membidik misi mempertahankan gelar juara Argentina.
Patung raksasa Messi di Cutral Co itu pun menarik pengunjung dari berbagai wilayah sekitar. Selama ini, Cutral Co lebih dikenal sebagai kota industri ketimbang kota wisata. Para penggemar Messi datang untuk melihat dan berfoto dengan latar karya monumental tersebut.
Baca JugaArgentina Vs Aljazair, Tapak Awal Messi di Ambang Sejarah
Patung di Cutral Co ini sekaligus mengalahkan rekor patung raksasa Messi lainnya yang sebelumnya berdiri di Kalkuta, India. Namun, patung setinggi 21 meter itu diturunkan otoritas pemerintah setempat pada 1 Juni 2026 karena dinilai membahayakan.
“Patung itu diturunkan setelah warga lokal mengeluhkan dia berayun ketika tertiup angin,” ujar anggota parlemen setempat, Sharadwat Mukherjee.

Patung berwarna emas yang menggambarkan Messi sedang mengangkat trofi Piala Dunia itu diresmikan pada Desember 2025, bertepatan dengan kunjungan Messi ke India dalam rangkaian tur GOAT-nya.
Mukherjee mengatakan, selanjutnya patung tersebut akan disimpan di gudang pemerintah sambil menunggu lokasi baru untuk didirikan lagi.
Penghormatan Barcelona
Bukan hanya di level tim nasional, penghormatan terhadap Messi juga merambah ke level klub. Barcelona, klub yang dibela Messi sejak awal meniti karier di usia remaja hingga mencapai puncak kehebatannya, juga berencana membuatkan patung untuknya.
Presiden Barcelona Joan Laporta, pada 13 November 2025, mengungkapkan klub tersebut berencana mendirikan patung Messi di depan Stadion Camp Nou. Patung itu akan melengkapi stadion keramat yang sedang direnovasi tersebut.

Selama bergabung dengan Barcelona sejak berusia 13 tahun hingga hengkang pada usia 34 tahun di tahun 2021, Messi telah bermain 778 laga untuk klub Katalan itu dan mencetak total 672 gol.
Messi berkontribusi besar bagi Barcelona dalam meraih 10 gelar juara La Liga, empat gelar Liga Champions, dan tiga gelar juara Piala Dunia Antarklub.
“Messi akan selalu terhubung dengan Barca. Dia tahu pintu kami akan selalu terbuka baginya. Kami sangat menghormati dia dan dia berhak mendapat penghormatan terbaik,” ujar Laporta.
Baca JugaMessi dan Sinyal Puncak yang Lebih Tinggi
Karena itu, Laporta menambahkan, sudah selayaknya Messi memiliki patung di Camp Nou, seperti legenda klub lainnya, yakni Johan Cruyff dan Laszlo Kubala.
“Kami sudah mendiskusikannya di rapat dan berupaya mewujudkannya. Pihak keluarga harus setuju dan semua penggemar Barca pun akan menghendakinya,” ucap Laporta.(AP/AFP/REUTERS)