Para pemain Turki menangis setelah peluit akhir dibunyikan. Ini benar-benar mengejutkan bagi tim dengan skuad senilai lebih dari 500 juta euro. Melihat bagaimana Turki kalah dari Paraguay, para penonton tidak akan lagi bertanya-tanya mengapa mereka tersandung melawan Australia di pertandingan pembuka mereka. Kiper Turki juga bergegas maju untuk bergabung dalam serangan saat tendangan sudut terakhir. Hanya satu gol saja sudah cukup untuk menjaga harapan Turki tetap hidup, tetapi mereka gagal mencetak gol. Setelah 24 tahun, Turki kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Sebelumnya, mereka finis di peringkat ketiga pada Piala Dunia 2002. Menjelang Piala Dunia 2026, Turki memiliki harapan tinggi, dengan skuad berkualitas yang dipimpin oleh Arda Guler. Ini adalah puncak emosional Piala Dunia 2026, di mana setiap tim hanya memiliki 90 menit untuk bermain sebaik mungkin. Skuad Paraguay untuk Piala Dunia ini memiliki nilai total lebih dari 130 juta euro (empat kali lebih rendah dari Turki). Dalam situasi sulit, mereka kehilangan bintang terpenting mereka, Miguel Almiron, karena kartu merah. Paraguay mengalahkan Turki melalui tekad yang kuat. Sumber: https://tienphong.vn/khoanh-khac-sup-do-cua-dan-sao-tho-nhi-ky-khi-ve-nuoc-som-post1852970.tpo