اخبار

Ahmad Luthfi, Lari Tiap Pagi

الكاتبabdulrahman-mustafaتاريخ النشر
Ahmad Luthfi, Lari Tiap Pagi

 

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kini makin bersemangat berolahraga, khususnya lari. ”Setiap pagi saya lari, bisa 4 kilometer atau 5 kilometer,” kata Luthfi di sela-sela kunjungan ke Menara Kompas, Jakarta, Kamis (11/6/2026) lalu.

Selain rutin berolahraga lari, Luthfi juga menghentikan kebiasaannya merokok. Tak heran, ruang merokok yang sudah disiapkan tim Redaksi Harian Kompas dan Kompas TV saat kunjungan Luthfi batal dipakai. ”Buat apa ruang merokok? Saya, kan, sudah tidak merokok,” ujarnya sembari tertawa. 

Dia mengisahkan mulai rutin berlari dan menghentikan merokok sejak sekitar lima bulan lalu, sepulang dari beribadah umrah pada awal Januari 2026. Ibadah umrah pada pertengahan Januari 2026 bersama keluarga itu salah satunya guna mendoakan ibundanya yang sedang sakit. 

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (paling kiri) bertemu dengan penyelenggara Bank Jateng Borobudur Marathon di kantornya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026). Lomba lari yang rutin digelar setiap tahun itu diselenggarakan berkat kerja sama Pemerintah Provinsi Jateng, Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon, dan Harian Kompas.

”Karena rajin lari pagi, berat badan saya turun beberapa kilogram. Badan juga terasa lebih ringan, lebih segar. Makanya, kalau lihat ada yang perutnya gendut, suka gemes saya. Gendut itu pasti karena kurang gerak,” tambah Luthfi, yang sebelumnya menjabat Kepala Polda Jateng periode 2020-2024.

Kehadiran Luthfi di Menara Kompas terkait wawancara tim Kompas Gramedia (KG) Media seputar beberapa isu di Jateng, di antaranya upaya mengantisipasi gejolak harga selepas kenaikan harga BBM nonsubsidi, menjelang Bank Jateng Borobudur Marathon, dan sejumlah program prioritas lain.

Mengenai Bank Jateng Borobudur Marathon 2026, menurut Luthfi, ini bukan semata event pariwisata olahraga yang mengungkit kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri. ”Tetapi, lebih dari itu, diharapkan bisa makin menghidupkan UMKM di Magelang dan Jawa Tengah. Kita bisa mewujudkan itu dengan berbagai program yang telah dan sedang dilakukan,” katanya.

Sesuai data Litbang Kompas, sejak 2022, total pengeluaran semua pelari di Borobudur Marathon terus meningkat. Pada penyelenggaraan 2022, total pengeluaran pelari terdata Rp 20 miliar. Jumlah itu meningkat pada 2023 menjadi Rp 34,25 miliar dan melonjak lagi pada 2025 menjadi Rp 49,78 miliar.

 

Baca JugaLima Kabupaten di Jateng Laporkan Dugaan Kasus Campak, Vaksinasi Digencarkan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kini makin bersemangat berolahraga, khususnya lari. ”Setiap pagi saya lari, bisa 4 kilometer atau 5 kilometer,” kata Luthfi di sela-sela kunjungan ke Menara Kompas, Jakarta, Kamis (11/6/2026) lalu.

Selain rutin berolahraga lari, Luthfi juga menghentikan kebiasaannya merokok. Tak heran, ruang merokok yang sudah disiapkan tim Redaksi Harian Kompas dan Kompas TV saat kunjungan Luthfi batal dipakai. ”Buat apa ruang merokok? Saya, kan, sudah tidak merokok,” ujarnya sembari tertawa. 

Dia mengisahkan mulai rutin berlari dan menghentikan merokok sejak sekitar lima bulan lalu, sepulang dari beribadah umrah pada awal Januari 2026. Ibadah umrah pada pertengahan Januari 2026 bersama keluarga itu salah satunya guna mendoakan ibundanya yang sedang sakit. 

Baca JugaGubernur Luthfi Sebut Jateng Panen Investasi Rp 110 T Padat Karya 2025

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengunjungi Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (13/1/2026). Desa itu sempat terisolasi karena bencana tanah longsor pada Jumat (9/1/2026).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (paling kiri) bertemu dengan penyelenggara Bank Jateng Borobudur Marathon di kantornya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026). Lomba lari yang rutin digelar setiap tahun itu diselenggarakan berkat kerja sama Pemerintah Provinsi Jateng, Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon, dan Harian Kompas.

Baca JugaBorobudur Marathon’s Contribution to the People’s Economy

”Karena rajin lari pagi, berat badan saya turun beberapa kilogram. Badan juga terasa lebih ringan, lebih segar. Makanya, kalau lihat ada yang perutnya gendut, suka gemes saya. Gendut itu pasti karena kurang gerak,” tambah Luthfi, yang sebelumnya menjabat Kepala Polda Jateng periode 2020-2024.

Kehadiran Luthfi di Menara Kompas terkait wawancara tim Kompas Gramedia (KG) Media seputar beberapa isu di Jateng, di antaranya upaya mengantisipasi gejolak harga selepas kenaikan harga BBM nonsubsidi, menjelang Bank Jateng Borobudur Marathon, dan sejumlah program prioritas lain.

Mengenai Bank Jateng Borobudur Marathon 2026, menurut Luthfi, ini bukan semata event pariwisata olahraga yang mengungkit kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri. ”Tetapi, lebih dari itu, diharapkan bisa makin menghidupkan UMKM di Magelang dan Jawa Tengah. Kita bisa mewujudkan itu dengan berbagai program yang telah dan sedang dilakukan,” katanya.

Sesuai data Litbang Kompas, sejak 2022, total pengeluaran semua pelari di Borobudur Marathon terus meningkat. Pada penyelenggaraan 2022, total pengeluaran pelari terdata Rp 20 miliar. Jumlah itu meningkat pada 2023 menjadi Rp 34,25 miliar dan melonjak lagi pada 2025 menjadi Rp 49,78 miliar.