اخبار

Trump Mau Ganti Netanyahu gegara Partai-partai Garis Keras, Apa Saja?

الكاتبabdulrahman-mustafaتاريخ النشر
Trump Mau Ganti Netanyahu gegara Partai-partai Garis Keras, Apa Saja?

Tel Aviv

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan mengkhawatirkan semakin besarnya pengaruh kelompok garis keras Israel dalam koalisi pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, sehingga mulai menjalin kontak dengan pemimpin dan tokoh-tokoh oposisi Tel Aviv.

Laporan media lokal Israel, Channel 12, seperti dilansir Middle East Monitor, Selasa (23/6/2026), menyebut para pejabat dalam pemerintahan Trump mempercayai ada kemungkinan besar bahwa Israel dapat mengalami perubahan pemerintahan, yang mendorong upaya informal menjangkau para pemimpin oposisi.

Laporan ini muncul saat Washington dan Tel Aviv terlibat ketegangan baru-baru ini terkait kesepakatan damai dengan Iran dan mengenai operasi militer Israel di Lebanon, yang diklaim menargetkan kelompok Hizbullah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Channel 12 dalam laporannya, beberapa pejabat di Washington khawatir tentang pengaruh faksi garis keras dalam koalisi pemerintahan Netanyahu, dan berupaya menjalin hubungan dengan calon pemimpin politik Israel di masa depan.

Mereka yang dihubungi oleh AS, sebut Channel 12, mencakup mantan PM Israel Naftali Bennett dan pemimpin oposisi Gadi Eisenkot.

Baca juga: AS Dikabarkan Ingin Ganti Netanyahu, Oposisi Israel Sudah Dikontak

Menyinggung soal faksi garis keras Israel yang memicu kekhawatiran AS, sebenarnya siapa saja mereka?

Diketahui bahwa koalisi pemerintahan Netanyahu yang berkuasa sejak Desember 2022, terdiri atas lima partai politik, yakni Likud, Shas, Otzma Yehudit, Partai Zionis Religius, dan Partai Harapan Baru.

Koalisi pemerintahan ini secara luas disebut sebagai “pemerintahan paling sayap kanan” dalam sejarah Israel.

– Likud

Partai politik yang berdiri tahun 1973 ini merupakan partai politik terbesar di Israel dan menjadi pondasi bagi politik sayap kanan di negara Yahudi tersebut. Likud menjadi tulang punggung koalisi pemerintahan Israel saat ini.

Likud dipimpin oleh Netanyahu, yang mencetak sejarah sebagai PM Israel yang paling lama menjabat. Dalam periode terbarunya, Netanyahu menjabat PM sejak tahun 2022, setelah sebelumnya menjabat dari tahun 1996-1999 dan tahun 2009-2021.

Secara historis, Likud skeptis tentang kemungkinan perdamaian dengan Palestina dan mendukung proyek permukiman Yahudi di wilayah-wilayah Palestina.

– Shas

Shas merupakan partai politik religius Haredi di Israel yang berdiri sejak tahun 1984. Haredi merupakan Yahudi ultra-Ortodoks, atau aliran Yudaisme yang paling konservatif. Shas merupakan partai terbesar ketiga dalam Knesset sejak tahun 2024, dan selalu tergabung dalam koalisi pemerintahan sejak berdiri.

– Otzma Yehudit

Otzma Yehudit, yang berarti “Kekuatan Yahudi”, merupakan partai politik beraliran sayap kana, ultranasionalis, dan anti-Arab. Partai ini dipimpin oleh Itamar Ben-Gvir yang seorang penganut ultranasionalis dan dikenal provokatif serta kontroversial.

Ben-Gvir, seperti dilansir BBC, pernah dihukum dalam kasus penghasutan rasisme dan mendukung organisasi teroris. Dia menjabat sebagai Menteri Keamanan Nasional, yang bertanggung jawab atas Kepolisian Israel, dalam kabinet pemerintahan Netanyahu.

Berbagai komentar kontroversial yang dilontarkan Ben-Gvir telah membuatnya dihujani kecaman oleh dunia internasional.

Baca juga: Parah! Menteri Israel Bilang Lebanon Harusnya Jadi ‘Taman Bermain’ Israel

– Partai Zionis Religius

Partai Zionis Religius merupakan partai politik sayap kanan ekstrem, ultranasionalis, penegak supremasi Yahudi, dan Zionis religius di Israel. Pemimpin partai ini adalah Bezalel Smotrich, yang dikenal sebagai pendukung kuat untuk perluasan permukiman Yahudi di wilayah Palestina.

Smotrich yang merupakan seorang pemukim Yahudi di Tepi Barat, secara terang-terangan mengatakan ingin melihat Israel mencaplok Tepi Barat. Dia kini menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam kabinet pemerintahan Netanyahu.

Smotrich, seperti dilansir BBC, juga mengawasi Administrasi Sipil yang menyetujui pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan mengendalikan aspek-aspek penting kehidupan warga Palestina di sana.

– Partai Harapan Baru

Partai Harapan Baru merupakan partai politik beraliran sayap kanan-tengah dan nasional-liberal di Israel. Partai ini dipimpin oleh Gideon Sa’ar, yang pernah menjadi anggota parlemen Israel mewakil Likud. Sa’ar kini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dalam kabinet pemerintahan Netanyahu.

Loading...

Halaman 2 dari 2

(nvc/ita)