Jakarta –
Dua gempa dahsyat dengan Magnitudo (M) 7,1 dan M 7,5 mengguncang Venezuela. Petugas penyelamat mengevakuasi para korban dari reruntuhan bangunan di Caracas, ibu kota Venezuela.
Dilansir CNN, Kamis (25/6/2026), tim penyelamat bergegas mencari orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan di Venezuela usai diguncang gempa bumi beruntun yang dahsyat.
Sebuah video menunjukkan petugas penyelamat menarik seseorang dari reruntuhan bangunan di Caracas. Dalam video dari kantor berita Reuters, terlihat sejumlah petugas mengangkut orang tersebut dengan tandu ke dalam ambulans yang sudah menunggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu konektivitas internet di wilayah Venezuela mengalami penurunan, termasuk di Caracas. Hal itu karena gempa bumi turut merusak infrastruktur listrik dan telekomunikasi, menurut lembaga pengawas NetBlocks.
Belum jelas apakah pemadaman listrik yang meluas juga melanda wilayah yang terkena dampak.
| Baca juga: Presiden Venezuela Umumkan Keadaan Darurat Usai Diguncang 2 Kali Gempa Dahsyat |
Gangguan konektivitas juga dapat mempengaruhi ketersediaan informasi dan video yang keluar dari hotspot dalam beberapa jam mendatang.
Dilansir Reuters, Kamis (25/6/2026), gempa dahsyat beruntun ini terjadi pada Rabu (24/6) sore waktu setempat. Titik gempa berada di wilayah dekat pesisir Venezuela.
Guncangan gempa juga dilaporkan dirasakan hingga di wilayah Caracas.
| Baca juga: Gedung di Caracas Venezuela Ambruk Usai Diguncang Gempa M 7,1 |
Warga bergegas mengungsi saat gempa mengguncang bangunan. Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa retakan muncul pada dinding bangunan mereka.
Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin setelah terjadinya gempa dahsyat tersebut.
(yld/ita)