اخبار

Kapolri Mutasi 1.121 Personel: Dua Kapolda Baru, Polresta Dibentuk di IKN

الكاتبabdulrahman-mustafaتاريخ النشر
Kapolri Mutasi 1.121 Personel: Dua Kapolda Baru, Polresta Dibentuk di IKN

JAKARTA, KOMPAS — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan. Kali ini, untuk 1.121 personel perwira tinggi dan perwira menengah. Di antaranya, dua posisi Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda mengalami pergantian. Selain itu, dibentuk pula Kepolisian Resor Kota yang baru di kawasan Ibu Kota Nusantara atau IKN.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Jumat (26/6/2026), menyampaikan, rotasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram tertanggal 25 Juni 2026. Mutasi ditujukan sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Di antara yang dimutasi, adalah Brigjen (Pol) Ruddi Setiawan yang semula menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri, ditunjuk untuk menjabat posisi Kapolda Aceh. Kini, posisi Kapuslitbang Polri dijabat oleh Brigjen (Pol) Didi Hayamansyah.

Adapun Irjen Marzuki Ali Basyah yang semula menempati jabatan Kapolda Aceh, dimutasi ke jabatan Perwira Tinggi (Pati) pada Polda Aceh dalam rangka pensiun.

Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar Ruddi Setiawan (tengah) menunjukkan barang bukti terkait penungkapan kasus kriminalitas dan narkotika dalam pemaparan akhir tahun di Polresta Denpasar, Kota Denpasar, Minggu (29/12/2019). Ruddi didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar Komisaris I Wayan Arta Ariawan (kiri) dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar Ajun Komisaris Mikael Hutabarat (kanan).

Satu lagi posisi Kapolda yang berganti adalah Kapolda Papua Barat Daya Brigjen (Pol) Gatot Haribowo yang dimutasi sebagai Pati pada Polda Papua Barat Daya, juga dalam rangka pensiun. Penggantinya, Brigjen (Pol) Yulius Audie Sonny Latuheru yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pendidikan dan Pelatihan Khusus Kejahatan Transnasional (Kadiklatsusjatrans) Lemdiklat Polri.

Selain itu, Polri turut memutasi tiga jabatan Wakil Kapolda (Wakapolda), yakni Wakapolda Banten, Maluku, dan Papua Barat Daya.

Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginspeksi pasukan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Upacara ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam pidato amanat upacaranya Prabowo meminta Polri bekerja secara profesional dengan baik. Upacara ini juga diisi atraksi dan juga defile pasukan.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
1/7/2025

Di tingkat kewilayahan, selain melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolres Metro, Polri juga meresmikan pembentukan Kepolisian Resor Kota (Polresta) baru di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dibentuk pula empat Polres Tipe D baru dan peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

Empat Polres Tipe D yang dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Adapun delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

”Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” ujar Trunoyudo.

Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis.

Selain itu, melalui mutasi kali ini, sebanyak 45 polisi wanita (Polwan) mendapatkan promosi sebagai upaya pemberian ruang pengabdian yang lebih luas. Adapun 17 di antaranya dipromosi sebagai Kapolres setingkat IIIA2. Hal ini, kata Trunoyudo, menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi tanpa membedakan jender.

HUT Polwan - Atraksi Polisi Wanita (Polwan) dalam mengendarai motor besar menyemarakkan peringatan HUT ke-70 Polwan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (3/9). Upacara peringatan HUT ke-70 Polwan dipimpin oleh Wakapolda Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Sri Handayani yang bertindak sebagai inspektur upacara.Kompas/Wawan H Prabowo

Trunoyudo menegaskan seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

“Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tambahnya.

Mutasi kali ini hanya berjarak sebulan dengan mutasi sebelumnya. Tepatnya pada 7 Mei 2026, Kepala Polri memutasi lebih dari seratus perwira tinggi dan perwira menengah. Mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026. Saat itu, Mabes Polri pun menyatakan mutasi merupakan bagian dari proses pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.

Kepercayaan publik

Upaya penataan organisasi dan wilayah di tubuh kepolisian ini seiring dengan tren membaiknya persepsi masyarakat. Hasil survei Litbang Kompas yang dilaksanakan melalui wawancara tatap muka pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden menunjukkan, citra positif Polri terus meningkat hingga menyentuh angka 71,5 persen.

Infografik Tren Citra Polri 2015-April 2026

Pemerhati hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Hasibuan, mengapresiasi tingginya capaian tersebut. Ia menilai tren positif ini adalah buah dari berbagai pembenahan kualitas pelayanan masyarakat, penegakan hukum, serta penguatan transparansi institusi yang mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

”Hasil survei kinerja Polri ini akan menjadi kado dari masyarakat. Naiknya citra positif Polri hingga mencapai 71,5 persen menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan yang dilakukan institusi kepolisian,” ujar Edi yang pernah menjabat anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2012–2016 tersebut.

Meski demikian, Edi mengingatkan agar Polri mampu menjaga konsistensi kinerjanya. Ia berharap hasil positif tersebut tidak membuat institusi Bhayangkara terlena, melainkan menjadi pendorong perbaikan ke depan.

”Kita minta kepada seluruh jajaran Polri, angka kepercayaan publik yang tinggi jangan membuat Polri cepat berpuas diri. Justru harus menjadi dorongan agar reformasi internal, peningkatan integritas, pelayanan publik, dan penegakan hukum yang berkeadilan terus ditingkatkan,” tambahnya.

JAKARTA, KOMPAS — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan. Kali ini, untuk 1.121 personel perwira tinggi dan perwira menengah. Di antaranya, dua posisi Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda mengalami pergantian. Selain itu, dibentuk pula Kepolisian Resor Kota yang baru di kawasan Ibu Kota Nusantara atau IKN.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Jumat (26/6/2026), menyampaikan, rotasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram tertanggal 25 Juni 2026. Mutasi ditujukan sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko berbicara di Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Bareskrim Polri mengamankan 321 warga negara asing yang diduga terlibat dalam operasional judi daring lintas negara. sebanyak 228 orang berasal dari Vietnam dan 57 orang dari Tiongkok. Selain itu, terdapat 13 warga Myanmar, 11 warga Laos, lima warga Thailand, dan tiga warga Kamboja. Aktivitas judi online ini telah berlangsung dua bulan di perkantoran. Penyidik menemukan sedikitnya 75 domain dan situs web yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
09-05-2026

Di antara yang dimutasi, adalah Brigjen (Pol) Ruddi Setiawan yang semula menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri, ditunjuk untuk menjabat posisi Kapolda Aceh. Kini, posisi Kapuslitbang Polri dijabat oleh Brigjen (Pol) Didi Hayamansyah.

Adapun Irjen Marzuki Ali Basyah yang semula menempati jabatan Kapolda Aceh, dimutasi ke jabatan Perwira Tinggi (Pati) pada Polda Aceh dalam rangka pensiun.

Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar Ruddi Setiawan (tengah) menunjukkan barang bukti terkait penungkapan kasus kriminalitas dan narkotika dalam pemaparan akhir tahun di Polresta Denpasar, Kota Denpasar, Minggu (29/12/2019). Ruddi didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar Komisaris I Wayan Arta Ariawan (kiri) dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar Ajun Komisaris Mikael Hutabarat (kanan).

Satu lagi posisi Kapolda yang berganti adalah Kapolda Papua Barat Daya Brigjen (Pol) Gatot Haribowo yang dimutasi sebagai Pati pada Polda Papua Barat Daya, juga dalam rangka pensiun. Penggantinya, Brigjen (Pol) Yulius Audie Sonny Latuheru yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pendidikan dan Pelatihan Khusus Kejahatan Transnasional (Kadiklatsusjatrans) Lemdiklat Polri.

Selain itu, Polri turut memutasi tiga jabatan Wakil Kapolda (Wakapolda), yakni Wakapolda Banten, Maluku, dan Papua Barat Daya.

Baca JugaDPR Desak Polri Usut Tuntas Dugaan Suap Demo BEM UBK hingga Auktor Intelektualis

Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginspeksi pasukan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Upacara ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam pidato amanat upacaranya Prabowo meminta Polri bekerja secara profesional dengan baik. Upacara ini juga diisi atraksi dan juga defile pasukan.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
1/7/2025

Di tingkat kewilayahan, selain melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolres Metro, Polri juga meresmikan pembentukan Kepolisian Resor Kota (Polresta) baru di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dibentuk pula empat Polres Tipe D baru dan peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

Empat Polres Tipe D yang dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Adapun delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

”Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” ujar Trunoyudo.

Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis.

Selain itu, melalui mutasi kali ini, sebanyak 45 polisi wanita (Polwan) mendapatkan promosi sebagai upaya pemberian ruang pengabdian yang lebih luas. Adapun 17 di antaranya dipromosi sebagai Kapolres setingkat IIIA2. Hal ini, kata Trunoyudo, menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi tanpa membedakan jender.

Baca JugaUU Polri Baru: Polisi di Jabatan Sipil, Usia Pensiun, Tugas Baru Kapolri, hingga Kurikulum HAM

HUT Polwan - Atraksi Polisi Wanita (Polwan) dalam mengendarai motor besar menyemarakkan peringatan HUT ke-70 Polwan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (3/9). Upacara peringatan HUT ke-70 Polwan dipimpin oleh Wakapolda Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Sri Handayani yang bertindak sebagai inspektur upacara.Kompas/Wawan H Prabowo

Trunoyudo menegaskan seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

“Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tambahnya.

Mutasi kali ini hanya berjarak sebulan dengan mutasi sebelumnya. Tepatnya pada 7 Mei 2026, Kepala Polri memutasi lebih dari seratus perwira tinggi dan perwira menengah. Mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026. Saat itu, Mabes Polri pun menyatakan mutasi merupakan bagian dari proses pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.

Baca JugaMutasi Ratusan Perwira Polri, Ujian Meritokrasi dan Tata Kelola SDM

Kepercayaan publik

Upaya penataan organisasi dan wilayah di tubuh kepolisian ini seiring dengan tren membaiknya persepsi masyarakat. Hasil survei Litbang Kompas yang dilaksanakan melalui wawancara tatap muka pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden menunjukkan, citra positif Polri terus meningkat hingga menyentuh angka 71,5 persen.

Infografik Tren Citra Polri 2015-April 2026

Pemerhati hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Hasibuan, mengapresiasi tingginya capaian tersebut. Ia menilai tren positif ini adalah buah dari berbagai pembenahan kualitas pelayanan masyarakat, penegakan hukum, serta penguatan transparansi institusi yang mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

”Hasil survei kinerja Polri ini akan menjadi kado dari masyarakat. Naiknya citra positif Polri hingga mencapai 71,5 persen menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan yang dilakukan institusi kepolisian,” ujar Edi yang pernah menjabat anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2012–2016 tersebut.

Baca JugaNilai Persepsi Publik Menanjak, Pembuktian Menanti Polri

Meski demikian, Edi mengingatkan agar Polri mampu menjaga konsistensi kinerjanya. Ia berharap hasil positif tersebut tidak membuat institusi Bhayangkara terlena, melainkan menjadi pendorong perbaikan ke depan.

”Kita minta kepada seluruh jajaran Polri, angka kepercayaan publik yang tinggi jangan membuat Polri cepat berpuas diri. Justru harus menjadi dorongan agar reformasi internal, peningkatan integritas, pelayanan publik, dan penegakan hukum yang berkeadilan terus ditingkatkan,” tambahnya.