اخبار

Semua Mata Tertuju pada Serena Williams di Wimbledon

الكاتبabdulrahman-mustafaتاريخ النشر
Semua Mata Tertuju pada Serena Williams di Wimbledon

Iga Swiatek berstatus sebagai juara bertahan, Aryna Sabalenka adalah petenis nomor satu dunia. Adapun Mirra Andreeva datang ke Wimbledon sebagai juara baru Grand Slam. Namun, semua mata tak akan lepas pada Serena Williams, salah satu legenda di lapangan rumput All England Club, London, Inggris.

Serena sebenarnya sudah empat tahun menepi dari persaingan tenis profesional. Namun, termotivasi untuk menunjukkan sosoknya sebagai pejuang di lapangan tenis pada kedua putrinya, ibu berusia 44 tahun ini kembali.

Serena “comeback” pada 2026 ketika persaingan berlangsung di lapangan rumput sejak pekan kedua Juni. Dia bermain ganda putri bersama petenis Kanada, Victoria Mboko, di WTA London, 8-14 Juni, lalu bersama Karolina Muchova di WTA Berlin pada pekan berikutnya.

Ini sangat spesial. Kami punya catatan sejarah yang baik di sini dan sangat menyenangkan bisa kembali pada 2026.

All England Lawn Tennis and Croquet Club (AELTC), sebagai pemilik turnamen Wimledon, memberi Serena wildcard untuk bermain pada ganda putri bersama kakaknya, Venus Williams. Tak hanya itu, Serena kemudian mendapat wildcard terakhir untuk bersaing di tunggal putri, empat tahun setelah kalah pada babak pertama 2022 dari Harmony Tan.

Turnamen yang merupakan puncak persaingan di lapangan rumput tersebut akan berlangsung 29 Juni-12 Juli. Di nomor tunggal, Serena akan melawan petenis Australia, Maya Joint pada babak pertama, adapun duet Serena/Venus ditantang Camila Osorio/Solana Sierra (Kolombia/Argentina).

“Ini sangat spesial. Kami punya catatan sejarah yang baik di sini dan sangat menyenangkan bisa kembali pada 2026,” kata Venus yang dengan percaya diri mengatakan bahwa targetnya adalah menjadi juara.

Selain mempunyai gelar Grand Slam dari nomor tunggal—Serena dengan 23 gelar dan Venus tujuh gelar—Williams bersaudara mempunyai trofi juara Grand Slam dari ganda. Duet ini 14 kali juara di semua Grand Slam, termasuk empat di Wimbledon. Gelar terakhir mereka di Wimbledon, yang juga terakhir di turnamen mayor, didapat pada 2016. Pada tahun yang sama, Serena menjuarai tunggal putri Wimbledon.

Venus Williams melambaikan tangan pada penonton di Bad Homburg, Jerman, Kamis (25/6/2026), setelah bermain bersama Alexandra Eala (Filipina). Venus akan berduet dengan adiknya, Serena Williams, di Wimbledon, 29 Juni-12 Juli.

Kehadiran Serena di All England Club mendapat beragam respons dari petenis. Dia dipeluk erat oleh petenis putra yang merupakan sahabatnya, Grigor Dimitrov. Mereka pun bercanda saat berjumpa di lapangan latihan, Sabtu (27/6/2026).

Novak Djokovic, pemilik 24 gelar tunggal putra Grand Slam, menyebut, kembalinya Serena adalah perjalanan epik dan penuh inspirasi. Djokovic mengatakan itu secara langsung pada Serena saat mereka bertemu.

“Saya melihatnya di gimnasium. Dia latihan lebih lama dari saya. Dia memperlihatkan bahwa dia ingin kembali ke persaingan dengan persiapan sebaik mungkin. Kembali ke turnamen setelah bertahun-tahun absen, datang sebagai ibu dari dua anak, membuat saya kagum,” tutur Djokovic.

Britain Wimbledon Tennis

Andreeva, yang meraih gelar pertama Grand Slam di Perancis Terbuka, 6 Juni, bercerita perasaannya saat tahu Serena akan bertanding di nomor tunggal Wimbledon. “Saat melihat pengundian, saya deh-degan. Saya rasa, tidak ada petenis yang ingin melawan Serena pada babak pertama. Saya pun berharap tidak bertemu Serena. Acara undian itu benar-benar menegangkan,” tutur petenis Rusia 19 tahun yang akan melawan Magda Linette pada babak pertama itu.

Orang pertama yang akan berhadapan dengan Serena di Wimbledon adalah Joint, petenis Australia kelahiran AS. Berhadapan dengan Serena sebagai tujuh kali juara Wimbledon, Joint bisa saja mendapat kesempatan tampil di Lapangan Utama.

Britain Wimbledon Draw

“Saat melihatnya mendapat wildcard tunggal putri, ada bagian dari diri saya yang ingin mendapat perngalaman bertanding melawan Serena. Serena masih memiliki kemampuan luar biasa, jadi, pertandingan nanti akan sulit meski saya pun yakin punya peluang menang,” kata petenis berusia 20 tahun tersebut.

Menjalani debut di panggung Grand Slam pada 2024, Joint baru dua kali menang dari sembilan pertandingan. Dia tampil di Wimbledon untuk ketiga kalinya setelah tersingkir pada kualifikasi, dua tahun lalu, dan babak pertama pada 2025.

Sumber inspirasi

Cori “Coco” Gauff, juara AS Terbuka 2023 dan Perancis Terbuka 2025, sangat antusias saat Serena mengumumkan kembali ke persaingan profesional. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Williams bersaudara menjadi sumber inspirasi Coco yang membuat kejutan dengan mengalahkan Venus pada babak pertama Wimbledon 2019.

“Saya bermain tenis karena mereka. Saya punya kepercayaan diri melakukannya, juga, karena mereka. Mereka benar-benar menjadi panutan bagi saya,” ujar Coco.

Serena Williams (bertopi putih) memberi tanda tangan pada penonton saat latihan di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, INggris, Sabtu (17/6/2026). Serena bersiap untuk mengikuti persaingan tunggal dan ganda putri Wimbledon.

Bagi petenis kulit hitam, Serena dan Venus selalu menjadi sumber inspirasi. Ayah Williams bersaudara, Richard Williams, juga menjadi inspirasi bagi orang tua para atlet itu. Richard menunjukkan bahwa tenis bisa digeluti setiap orang dengan latar belakang apapun, apalagi, pada awalnya, tenis memiliki citra sebagai olahraga mahal yang hanya bisa digeluti orang-orang kulit putih.

Mantan petenis tunggal putra yang menjadi komentator Wimbledon untuk ESPN, Christopher Eubanks, bercerita tentang momen ketika dia dan petenis kulit hitam lainnya diundang makan malam oleh Naomi Osaka dan Taylor Townsend, sebulan sebelum Perancis Terbuka. Acara itu juga diikuti Coco, Gael Monfils, dan petenis ganda, Asia Muhammad.

“Semua orang dalam acara itu berbicara tentang keluarga Williams. Orang tua kami pun ikut berdisukusi. Mereka menyebut besarnya peran Richard untuk karier Serena dan Venus dan untuk tenis,” kata Eubanks.

Britain Wimbledon Tennis

Eubanks juga berpendapat bahwa Serena kembali bukan hanya untuk menciptakan rekor. “Ada yang lebih besar dari itu, yaitu untuk keluarga. Bukan hanya ingin bermain di depan anak-anaknya, melainkan ingin menunjukkan artinya bekerja keras. Serena selalu berlatih di depan anak-anaknya dan mereka melihat kedisiplinan ibunya,” ujar perempat finalis Wimbledon 2023 tersebut.

Sabalenka yang masih mengejar final pertamanya di Wimbledon—dia sudah menembus final di tiga Grand Slam lain-turut memuji kembalinya mantan petenis nomor satu dunia tersebut. Sabalenka pernah mendapat kesempatan berhadapan dengan Serena, yaitu pada babak keempat Australia Terbuka 2021 dan kalah dalam tiga set.

“Apa yang dilakukannya sangat luar biasa. Semua membicarakan Serena. Dia membuat perhatian orang pada tenis semakin besar dan saya sangat antusias melihatnya bermain lagi di Wimbledon,” kata Sabalenka. (AP/AFP/REUTERS)

 

Iga Swiatek berstatus sebagai juara bertahan, Aryna Sabalenka adalah petenis nomor satu dunia. Adapun Mirra Andreeva datang ke Wimbledon sebagai juara baru Grand Slam. Namun, semua mata tak akan lepas pada Serena Williams, salah satu legenda di lapangan rumput All England Club, London, Inggris.

Serena sebenarnya sudah empat tahun menepi dari persaingan tenis profesional. Namun, termotivasi untuk menunjukkan sosoknya sebagai pejuang di lapangan tenis pada kedua putrinya, ibu berusia 44 tahun ini kembali.

Serena “comeback” pada 2026 ketika persaingan berlangsung di lapangan rumput sejak pekan kedua Juni. Dia bermain ganda putri bersama petenis Kanada, Victoria Mboko, di WTA London, 8-14 Juni, lalu bersama Karolina Muchova di WTA Berlin pada pekan berikutnya.

Ini sangat spesial. Kami punya catatan sejarah yang baik di sini dan sangat menyenangkan bisa kembali pada 2026.

Serena Williams berlatih di Lapangan 12 All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, Sabtu (27/6/2026). Serena bersiap untuk mengikuti Wimbledon, 29 Juni-12 Juli.

All England Lawn Tennis and Croquet Club (AELTC), sebagai pemilik turnamen Wimledon, memberi Serena wildcard untuk bermain pada ganda putri bersama kakaknya, Venus Williams. Tak hanya itu, Serena kemudian mendapat wildcard terakhir untuk bersaing di tunggal putri, empat tahun setelah kalah pada babak pertama 2022 dari Harmony Tan.

Turnamen yang merupakan puncak persaingan di lapangan rumput tersebut akan berlangsung 29 Juni-12 Juli. Di nomor tunggal, Serena akan melawan petenis Australia, Maya Joint pada babak pertama, adapun duet Serena/Venus ditantang Camila Osorio/Solana Sierra (Kolombia/Argentina).

Baca Juga”Sang Ratu”, Serena Williams, Kembali ke Lapangan

“Ini sangat spesial. Kami punya catatan sejarah yang baik di sini dan sangat menyenangkan bisa kembali pada 2026,” kata Venus yang dengan percaya diri mengatakan bahwa targetnya adalah menjadi juara.

Selain mempunyai gelar Grand Slam dari nomor tunggal—Serena dengan 23 gelar dan Venus tujuh gelar—Williams bersaudara mempunyai trofi juara Grand Slam dari ganda. Duet ini 14 kali juara di semua Grand Slam, termasuk empat di Wimbledon. Gelar terakhir mereka di Wimbledon, yang juga terakhir di turnamen mayor, didapat pada 2016. Pada tahun yang sama, Serena menjuarai tunggal putri Wimbledon.

Venus Williams melambaikan tangan pada penonton di Bad Homburg, Jerman, Kamis (25/6/2026), setelah bermain bersama Alexandra Eala (Filipina). Venus akan berduet dengan adiknya, Serena Williams, di Wimbledon, 29 Juni-12 Juli.

Kehadiran Serena di All England Club mendapat beragam respons dari petenis. Dia dipeluk erat oleh petenis putra yang merupakan sahabatnya, Grigor Dimitrov. Mereka pun bercanda saat berjumpa di lapangan latihan, Sabtu (27/6/2026).

Novak Djokovic, pemilik 24 gelar tunggal putra Grand Slam, menyebut, kembalinya Serena adalah perjalanan epik dan penuh inspirasi. Djokovic mengatakan itu secara langsung pada Serena saat mereka bertemu.

Baca JugaDalam Usia 44 Tahun, Serena Kembali ke Nomor Tunggal Wimbledon

“Saya melihatnya di gimnasium. Dia latihan lebih lama dari saya. Dia memperlihatkan bahwa dia ingin kembali ke persaingan dengan persiapan sebaik mungkin. Kembali ke turnamen setelah bertahun-tahun absen, datang sebagai ibu dari dua anak, membuat saya kagum,” tutur Djokovic.

Britain Wimbledon Tennis

Andreeva, yang meraih gelar pertama Grand Slam di Perancis Terbuka, 6 Juni, bercerita perasaannya saat tahu Serena akan bertanding di nomor tunggal Wimbledon. “Saat melihat pengundian, saya deh-degan. Saya rasa, tidak ada petenis yang ingin melawan Serena pada babak pertama. Saya pun berharap tidak bertemu Serena. Acara undian itu benar-benar menegangkan,” tutur petenis Rusia 19 tahun yang akan melawan Magda Linette pada babak pertama itu.

Orang pertama yang akan berhadapan dengan Serena di Wimbledon adalah Joint, petenis Australia kelahiran AS. Berhadapan dengan Serena sebagai tujuh kali juara Wimbledon, Joint bisa saja mendapat kesempatan tampil di Lapangan Utama.

Baca JugaSerena Williams Ingin Duet Bersama Cori Gauff

Britain Wimbledon Draw

“Saat melihatnya mendapat wildcard tunggal putri, ada bagian dari diri saya yang ingin mendapat perngalaman bertanding melawan Serena. Serena masih memiliki kemampuan luar biasa, jadi, pertandingan nanti akan sulit meski saya pun yakin punya peluang menang,” kata petenis berusia 20 tahun tersebut.

Menjalani debut di panggung Grand Slam pada 2024, Joint baru dua kali menang dari sembilan pertandingan. Dia tampil di Wimbledon untuk ketiga kalinya setelah tersingkir pada kualifikasi, dua tahun lalu, dan babak pertama pada 2025.

Baca JugaHitung Mundur Serena Williams Menuju Kehidupan Baru

Sumber inspirasi

Cori “Coco” Gauff, juara AS Terbuka 2023 dan Perancis Terbuka 2025, sangat antusias saat Serena mengumumkan kembali ke persaingan profesional. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Williams bersaudara menjadi sumber inspirasi Coco yang membuat kejutan dengan mengalahkan Venus pada babak pertama Wimbledon 2019.

“Saya bermain tenis karena mereka. Saya punya kepercayaan diri melakukannya, juga, karena mereka. Mereka benar-benar menjadi panutan bagi saya,” ujar Coco.

Serena Williams (bertopi putih) memberi tanda tangan pada penonton saat latihan di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, INggris, Sabtu (17/6/2026). Serena bersiap untuk mengikuti persaingan tunggal dan ganda putri Wimbledon.

Bagi petenis kulit hitam, Serena dan Venus selalu menjadi sumber inspirasi. Ayah Williams bersaudara, Richard Williams, juga menjadi inspirasi bagi orang tua para atlet itu. Richard menunjukkan bahwa tenis bisa digeluti setiap orang dengan latar belakang apapun, apalagi, pada awalnya, tenis memiliki citra sebagai olahraga mahal yang hanya bisa digeluti orang-orang kulit putih.

Mantan petenis tunggal putra yang menjadi komentator Wimbledon untuk ESPN, Christopher Eubanks, bercerita tentang momen ketika dia dan petenis kulit hitam lainnya diundang makan malam oleh Naomi Osaka dan Taylor Townsend, sebulan sebelum Perancis Terbuka. Acara itu juga diikuti Coco, Gael Monfils, dan petenis ganda, Asia Muhammad.

Baca JugaPersaingan Williams Bersaudara Dimulai Lagi

“Semua orang dalam acara itu berbicara tentang keluarga Williams. Orang tua kami pun ikut berdisukusi. Mereka menyebut besarnya peran Richard untuk karier Serena dan Venus dan untuk tenis,” kata Eubanks.

Britain Wimbledon Tennis

Eubanks juga berpendapat bahwa Serena kembali bukan hanya untuk menciptakan rekor. “Ada yang lebih besar dari itu, yaitu untuk keluarga. Bukan hanya ingin bermain di depan anak-anaknya, melainkan ingin menunjukkan artinya bekerja keras. Serena selalu berlatih di depan anak-anaknya dan mereka melihat kedisiplinan ibunya,” ujar perempat finalis Wimbledon 2023 tersebut.

Sabalenka yang masih mengejar final pertamanya di Wimbledon—dia sudah menembus final di tiga Grand Slam lain-turut memuji kembalinya mantan petenis nomor satu dunia tersebut. Sabalenka pernah mendapat kesempatan berhadapan dengan Serena, yaitu pada babak keempat Australia Terbuka 2021 dan kalah dalam tiga set.

“Apa yang dilakukannya sangat luar biasa. Semua membicarakan Serena. Dia membuat perhatian orang pada tenis semakin besar dan saya sangat antusias melihatnya bermain lagi di Wimbledon,” kata Sabalenka. (AP/AFP/REUTERS)